PPKM Darurat Diperpanjang Jokowi, Masyarakat Diminta Gotong Royong untuk Bansos Covid-19

- Jumat, 16 Juli 2021 | 18:56 WIB
Presiden Jokowi memutuskan perpanjangan PPKM Darurat sampai 31 Juli 2021. (Foto Antara)
Presiden Jokowi memutuskan perpanjangan PPKM Darurat sampai 31 Juli 2021. (Foto Antara)

YOGYAKARTA, AYOMEDAN.ID -- Presiden Jokowi resmi memutuskan perpanjangan PPKM Darurat. Namun tak selama seperti isu perpanjangan sampai enam minggu.

Keputusan perpanjangan PPKM Darurat dari Jokowi ini disampaikan  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy. 

Menurut Mujahajir, Jokowi memutuskan perpanjangan PPKM Darurat hanya sampai 31 Juli 2021 atau bertambah 11 hari setelah masa PPKM Darurat berakhir pada 20 Juli 2021.

"Tadi Rapat Kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo (Jateng) sudah diputuskan Bapak Presiden dilanjutkan sampai akhir Juli PPKM ini," kata Muhadjir, Jumat, 16 Juli 2021, mengutip Republika.

Muhadjir mengatakan, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa keputusan memperpanjang PPKM darurat ini memiliki banyak risiko, termasuk bagaimana menyeimbangkan antara mendisiplinkan warga menaati protokol kesehatan sesuai standar PPKM dengan penyaluran bantuan sosial.

Bantuan sosial, ujar dia, tidak mungkin ditanggung oleh pemerintah sendiri. Namun gotong-royong bersama masyarakat dan sejumlah instansi lainnya juga diperlukan dalam menghadapi pandemik ini.

"Bansos ini tidak mungkin ditanggung pemerintah sendiri sehingga gotong royong masyarakat, termasuk civitas academica UGM ini di bawah pimpinan pak rektor membantu mereka-mereka yang kurang beruntung akibat kebijakan PPKM ini," ujar Muhadjir.

Sedekah masker, kata dia, juga perlu menjadi perhatian mengingat tidak sedikit warga yang menganggap masker sebagai barang yang mahal.

Muhadjir menuturkan, apa pun istilah yang digunakan, baik PPKM darurat atau PPKM super darurat, selama masyarakat tidak mau kompromi menahan diri melanggar prokes maka penanganan Covid-19 tidak akan berhasil.

Halaman:

Editor: Ananda M. Firdaus

Tags

Terkini

Terpopuler

X